Kategori

Minggu, 28 April 2019

Mendidik Anak Cerdas Finansial

Ngisi Celengan



Harinya cerah, mumpung sedang bepergian, kita sekalian beli retsliting untuk menghias celengan. Karena pekerjaan rumah numpuk, ngehiasnya malam saja. Tibalah malam dan kami hanya bisa ngisi celengan. Ngehiasnya kena delayed. 

Sebelum menghias, kita isi celengan. Pakai uang koin. Kenapa uang koin terus? Karena saya suka nyelengin pakai uang koin. Padahal lagi mengenalkan uang ya. Mungkin kebiasaan ini bisa membuat dia mikir kalau belanja pakai uang kertas, kalau nyelengin pakai uang koin. Hehe... Saya pikir gak masalah ya. Lebih awet uang koin juga kalau disimpan lama. Nah, setelah memperkenalkan uang koinnya,  langsung deh dimasukan ke celengan. Gak lupa ngasih tau dia untuk apa aja celengannya, meski gak diperhatiin. 

Selanjutnya, sudah mempersiapkan bahan untuk menghias celengan agar lebih berdaya guna. Udah foto-foto juga (dia ikut ngatur barang-barangnya), yah... Gak bisa ngehiasnya. Udah dipotong tinggal ngelem. Ternyata lemnya gak makan, gak lengket. Gak ada lem lain. Diputuskan untuk beli lem. Sempet mikir dijahit, tapi agak repot ya. Lihat di youtube, ternyata pakai lem tembak bisa. Nah, kalau di rumah banyak, tapi gak sempet bawa. Beli saja lah. 

Oya, ada cerita tentang menahan keinginan. Dia lagi bermain di teras dan menyapa tetangga sebelah yang baru datang. Lalu oleh tetangga sebelah, diajaklah dia le rumahnya. Diiming-imingi bakal dikasih jajan kalau mau bertamu. Siapa anak-anak yang gak suka jajan? Begitu pula, anak ini inginnya juga dikasih jajan, tapi memahannya, karena rumah itu asing. Gak bergeming meski pengen jajan. Mungkin nanti aku ceritakan padanya kalau dia juga pernah menahan keinginan. Tak semua keinginan dapat terwujud. 

#HariKe4
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#KelasBunsayIIP

Tidak ada komentar:

Posting Komentar