Kategori

Selasa, 07 Mei 2019

Mendidik Anak Cerdas Finansial

Jajan Bukaan

Ibu ajak bocah nyari bukaan. Rame banget, ya jalannya, ya yang dagang, yang beli. Rasanya banyak yang dagang dan menunya samaan tapi masing-masing ada aja pembelinya. Berasa sekota gak pada masak. Bocah ikut bersemangat dong. Rencananya gak khilaf jajannya. Sudah direncanakan mau jajan apa aja. 

Kalau ibu dari kemarin pengen tahu isi sayur dan juga daging. Tapi, cuma dapat yang isi sayur. Paling suka tahu isi dari dulu, kalau di rumah bilangnya tahu susur, di sini tahu isi, di banjar malah gak ada yg isi sayur, adanya isi bihun. Seneng pas tahu kalau di sini ada tahu isi sayur. Masakan di Kotabaru ini paling cocok sudah, banyak jenisnya sesuai dengan suku yang mendiami. Jadi, cukup mudah kalau pengen makanan jawa, banjar, bugis, madura, dll. Rasanya lumayan sama dengan aslinya. Kalau di Banjar dulu, rasa dominan kebanjaran. Misal makanan Jawa disesuaikan sama cita rasa banjar, seberasnya pun pakai beras banjar yang seperti nasi goreng kalau udah mateng. Kalau di sini gampang aja kalau mau nasi pulen. 

Balik lagi ke jajan. Kalau ibu udah bidik gorengan. Kue-kuean dilewati. Kemarin udah semangat mau coba berbagai macam kue, tapi ternyata bocah gak mau makan, disuruh nyicip aja gak mau, cuma dlirikin sekilas doang dan langsung berpaling. Hadeeeehh.. Ceritanya pengen ngenalin makanan khas sini, tapi apa daya anaknya gak mau blas. Ibunya juga gak hobi makan manis2 gitu, dah kebiasaan kalau buka ada gorengan. Haaa.. Gak sehat ya. 

Bocah cuma tertarik lihat bentuknya. Kue bingka kan bentuknya kayak bunga, nah udah ditarik-tarik aja tuh sama bocah. Ibu langsung ingatkan kalau dia gak suka makan bingka. Dulu pernah dibelikan bingka dan karena lembek-lembek dia gak mau makan. Ibu bilang akan membelikan kalau dimakan, kalau cuma buat mainan ya gak dibelikan, siapa yang mau makan, ibu kan gak suka juga, terlalu manis dan lembek, terlebih kebanyakan. 

Lalu menemukan ketertarikan lain yaitu sate telur puyuh. Nah,  kalau ini ibu belikan karena dia suka makan telur puyuh. Dan langsung minta dimakan. Haaa.. Gak tau dia kalau orang-irang masih puasa, seperti tadi ibu dipaks makan makanan yang sama dengannya. Pengen makan bareng maksudnya. Ibu bilang lagi puasa, tapi dia belum ngerti puasa itu apa. Dia cuma tau kalau ibunya gak mau makan pemberiannya. Manyun kecewa gitu. Ibu coba terus jelaskan.

Mampir beli roti. Dia gak suka kue-kuean, tapi suka rerotian. Minta moo moo pulang. Ibu belikan, tapi yang jadi masalah dia gak sabar ingin minum. Minta ibu bantuin buka, tapi ibu gak boleh goyah dalam hal adab belanja ini. Boleh minum setelah bayar. Ibu terus usaha buat jelasin. Menyemangati antrian tinggal bentar lagi, minta dia bersabar. Tapi, terlihat dia emosi, mau lempar apapun. Ibu tentu ingatkan bahwa hal itu sikap yang buruk. Lama-lama melemah seiring dengan ibu selesai bayar. 

Penting bagi ibu memberikan contoh nyata dalam berbelanja dengan prinsip pengaturan keuangan yang baik. 


#HariKe13
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#Level8
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial

Tidak ada komentar:

Posting Komentar