Belanja
Gajian, saatnya belanja. Sudah pada habis juga ini barang-barang di rumah. Semangat sekali dong bocil diajak belanja. Sampai rela naik tangga toko. Masuk, langsung minta naik troli seperti biasa. Auto nunjuk air mineral literan. Hahaha... Kemarin sempet beli terus karena gak sanggup angkat galon. Ibu bilang hari ini gak beli minum botol, kan udah beli galon. Mendadak lupa mau beli apa aja. Haaa... Saking banyaknya barang dan semua minta dibeli. Sebelum kalap, langsung beli sabun anak. Ibu ambil-ambil dan dia sebagai penadah, semangat naroh-naroh ke troli. Pas lewat bagian sikat gigi, dia bilang "gigi.. gigi.. ". Dia nunjuk-nunjuk ingin beli. Mau ambil tapi lihat ibu dulu, geleng kah ngangguk kah. Hmmm, saatnya ganti sikat gigi. Ibu ngangguk dan dia ambil sikatnya. Saya bebasin aja dia mau beli sikat gigi yang mana, biar semangat sikat giginya. Udah satu diambil, nah mau ambil lagi yang lain. Ibu bilang "kita cuma beli satu sikat gigi aja, mau yang mana, mesti milih". Gak jadi ambil, tetap pada sikat gigi pinguin yang sudah diambil duluan.
Pas muter-muter cari barang, lewat deh bagian mainan. Dia langsung kepincut sama pesawat-pesawatan. Minta beli dong. Ibu jelasin kalau saat ini belum ada uang buat beli mainan, adanya buat beli kebutuhan harian. Saya lihat mukanya kecewa, manyun, sedih tapi saya rasa bukan kebutuhan, jadi tetep teguh tidak beli. Saya elus-elus mukanya, emosi sepertinya, dia mau lempar mainan yang dia bawa dari rumah, tapi dia urungkan. Perlahan hilang perasaan kecewanya. Semangat lagi masuk-masukin barang ke troli.
Beli es krim juga. Kali ini beli yang stick. Biar bisa dia jilat-jilat buat stimulasi lidah untuk lancar bicara. Karena ini pertama kalinya, jadi bukan dijilat, digigit. Dia merasakan sensasi dinginnya, ibu aja gak berani gigit es. Dan belepotan, ibu lupa gak bawa sapu tangan. Kebetulan hujan, jadi cuci pakai air ujan aja. Waktu beli es krim dia gak sabaran minta buka, padahal kasir masih antri. Ibu jelaskan kalau kita mesti bayar dulu baru makan es krim. Ibu minta dia sabar, ibu tunjuk orang-orang yang antri juga, termasuk kakak yang sedang antri. Oke dia antri tapi sambil nyomot perman. Dikasih ibu minta dibeliin. Tentu tidak, ibu tidak suka permen dan terlebih dia susah gosok gigi. Jadi, kurangi manis karena dia sudah makan yang manis lainnya. Ibu tidak ijinkan dan dia pasrah mengembalikan ke tempatnya. Kita sudah beli es krim jadi tak beli permen.
Kegiatan nyelengi masih berlangsung. Ketika ditanya celengan mana untuk belanja dll, jawabnya berubah-ubah, suka-suka dia nunjuk yang mana. Yah, tak masalah, sama juga isinya. Dia tahu celengannya dikasih retsliting sama seperti jaketnya. Dia iseng mau buka, dilihatnya ibu. Ibu tak ijinkan, ibu bilang dibukanya nanti kalau sudah penuh. Tak jadi dibuka.
#HariKe7
#Tantangan10Hari
#Level8
#RezekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
#KuliahBunsayIIP