Hari-hari di rumah ituuuu bisa dibilang hari-hari santai. Soalnya banyak yang bantu jagain Atthar. Hehe.... Tapi juga jadi bikin komunikasi produktif Kami tak seintens biasanya.
Atthar main kotak-kotak Almond Crispy sampai ke kolong kursi dan meja. Dia coba mengambil, tapi cepat menyerah. Bilanglah Dia "ee..ee..ee.. (minta tolong diambilkan)". Ibu bilang "Coba dulu diambil sendiri Nak. Atthar pasti bisa". Coba lagi deh. Setelah beberapa saat Dia berhasil. "Nah, itu bisa kan. Pintarnya Atthar bisa ambil sendiri mainannya." kata Ibu.
****************************************************************
Dari sekian banyaknya pengalaman ibu-ibu lain yang menyebutkan bahwa laki-laki itu hanya bisa mengerti bahasa yang sederhana dan fokus pada satu hal saja. Jadi, Saya ingin membiasakan diri untuk berkomunikasi secara sederhana pada anak laki-laki Saya. Seperti saat akan pergi, Saya bilang "Atthar, salim dulu." Dia akan suka rela mengulurkan tangannya untuk salim sebelum pergi.
****************************************************************
Atthar kalau sudah gak mau makan (entah sudah kenyang atau karena haus), Dia sering muntahkan makanan. Kalau sudah gini Ibu gak akan kasih makan lagi. "Kenapa makanannya dimuntahin Nak?" "Udah ya makannya." Kalau dimuntahin berarti Atthar dah gak mau makan lagi ya." Pas selesai minum dan Dia minta makan, Ibu tetap gak kasih makan karena kesepakatannya seperti itu, meski Atthar belum bisa ngomong. Ibu ingin menanamkan hal-hal baik.
****************************************************************
Malam ini Atthar ke rumah Uyutnya dan ketemu sepupu-sepupunya. Nah, terjadi perebutan mainan layaknya anak-anak. Atthar pinjam mobil-mobilan sepupunya dan yang punya gak mau. Juga terjadi perebutan boneka antar sepupu-sepupunya dan salah satunya nangis. Meski semua itu wajar dilakukan anak-anak seusianya karena masih tinggi ego dan baru belajar berbagi. Di sini ibu menyisipkan doa, permintaan kepada Atthar agar mau berbagi. Semoga direkam otak dan jiwanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar