Hari ke-17 Melatih Kemandirian Anak - Makan dan Minum Sendiri
Rencananya hari ini ibu mau malas-malasan dengan beli sarapan. Ternyata bangun-bangun hujan deras dan hujannya seharian. Ibu dan Atthar lapar. Baiklah, mesti masak. Nunggu nasi matang berasa lama. Jadi, diputuskan untuk bikin mi rebus, pas dengan suasana dingin karena hujan. Mi rebus komplit dengan sayur dan telur. Ibu taruh di mangkok Atthar beserta garpunya. Dia semangat banget sampai gak sabar dan kepanasan. Awalnya mau semua dimakan. Sayur wortel dan sawi mau dia makan. Lama-lama dipilihin, sayurnya dia buangi, cuma makan mi-nya aja. hadeeehhhh.... Ibu suapin sayurnya, pertama-tama mau, beberapa saat dia menolak, dah geleng-geleng dia, kalau ada yang masuk mulut langsung dimuntahkan, haha...tau aja. Ibu juga makan dong pakai piring. Dia mau juga, tukeran deh, dia pakai piring dan sendok ibu, ibu pakai tempat makan Atthar. Dihabisin porsi ibu. Kenyang pasti dia.
Habis makan, mandi, dan tidur lagi. Suasana mendukung banget. Bangun tidur sudah siang dan masih hujan. Ditawari makan mangga, mau. Ibu kupaskan dan potongkan, taruh piring. Langsung dia makan pakai tangan. Habis sepiring. Plus belepotan kemana-mana, bajunya langsung copot biar sekalian dicuci. Rambut belakang sampai lengket, padahal baru tadi keramas.
Beberapa lama, tidur lagi. Sore ibu laper, bikin tahu goreng. Dia juga mau, makan lagi, tapi gak mau pakai nasi, selalu nolak, geleng-geleng. Oya, dia mau makan tahu goreng karena dibikin setipis mungkin dan segaring mungkin sampai gak kerasa tahunya. Kalau masih kerasa, dia akan muntahkan.
Malamnya, kita makan sate. Cepat sekali dia makan satenya. Ibu cuma kebagian lontongnya aja. Sambil asyik ngunyah sate, ibu suapin lontongnya. Yah, awal-awal aja sukses, kemudian dia geleng-geleng lagi. Ya sudah makan sate saja. Habis makan, minta minum dan tidur.
Minum putihnya dikit banget hari ini. Sering nenennya.

#Harike17
Rencananya hari ini ibu mau malas-malasan dengan beli sarapan. Ternyata bangun-bangun hujan deras dan hujannya seharian. Ibu dan Atthar lapar. Baiklah, mesti masak. Nunggu nasi matang berasa lama. Jadi, diputuskan untuk bikin mi rebus, pas dengan suasana dingin karena hujan. Mi rebus komplit dengan sayur dan telur. Ibu taruh di mangkok Atthar beserta garpunya. Dia semangat banget sampai gak sabar dan kepanasan. Awalnya mau semua dimakan. Sayur wortel dan sawi mau dia makan. Lama-lama dipilihin, sayurnya dia buangi, cuma makan mi-nya aja. hadeeehhhh.... Ibu suapin sayurnya, pertama-tama mau, beberapa saat dia menolak, dah geleng-geleng dia, kalau ada yang masuk mulut langsung dimuntahkan, haha...tau aja. Ibu juga makan dong pakai piring. Dia mau juga, tukeran deh, dia pakai piring dan sendok ibu, ibu pakai tempat makan Atthar. Dihabisin porsi ibu. Kenyang pasti dia.
Habis makan, mandi, dan tidur lagi. Suasana mendukung banget. Bangun tidur sudah siang dan masih hujan. Ditawari makan mangga, mau. Ibu kupaskan dan potongkan, taruh piring. Langsung dia makan pakai tangan. Habis sepiring. Plus belepotan kemana-mana, bajunya langsung copot biar sekalian dicuci. Rambut belakang sampai lengket, padahal baru tadi keramas.
Beberapa lama, tidur lagi. Sore ibu laper, bikin tahu goreng. Dia juga mau, makan lagi, tapi gak mau pakai nasi, selalu nolak, geleng-geleng. Oya, dia mau makan tahu goreng karena dibikin setipis mungkin dan segaring mungkin sampai gak kerasa tahunya. Kalau masih kerasa, dia akan muntahkan.
Malamnya, kita makan sate. Cepat sekali dia makan satenya. Ibu cuma kebagian lontongnya aja. Sambil asyik ngunyah sate, ibu suapin lontongnya. Yah, awal-awal aja sukses, kemudian dia geleng-geleng lagi. Ya sudah makan sate saja. Habis makan, minta minum dan tidur.
Minum putihnya dikit banget hari ini. Sering nenennya.

#Harike17
#Tantangan10Hari
#GameLevel2
#KuliahBundaSayang
#MelatihKemandirian
#InstitutIbuProfesional


Tidak ada komentar:
Posting Komentar