Kategori

Sabtu, 26 Januari 2019

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca"

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca"

Hari Ke -10

Buku anak-anak identik dengan sedikit kata banyak gambar. Bolehkah anak-anak distimulasi membaca buku yang banyak teks? Kalau saya mix. Stimulasi itu banyak caranya kan. Menstimulasi suka membaca menurut saya tidak melulu si anak mesti menghadap buku lalu kita bacakan. Kita bisa membacakan buku ketika dia asyik bermain. Kita tak pernah tau apa yang akan membekas di sanubari anak. Lakukan saja yang terbaik, hasilnya serahkan pada Yang Maha Kuasa. Seperti membacakan Al Quran pada anak. Kan teks semua. Tapi itu menjadi salah satu cara menstimulasi anak untuk cinta pada Al Quran. Maka sama halnya dengan membacakan buku dengan teks yang banyak.

Saya bacakan buku berteks banyak pada anak. Dan dia tidak protes. Awalnya mendengarkan, lama-lama fokusnya teralihkan, dan mulai mainan. Ibu tak perlu gusar. Anak-anak memang begitu, konsentrasinya tak seperti orang tua. Bahkan orang tua pun juga masih merasakan kebosanan ketika membaca buku. Jadi, tanggapi saja dengan santai. Kalau mau berhenti, silahkan. Kalau mau lanjut, diperbolehkan. Kalau saya sering ngerasa nanggung ketika belum sampai akhir, maka saya tetap teruskan dan semoga maknanya dapat sampai ke sanubari anak.



#GameLevel5
#Tantangan10Hari10
#KuliahBunsayIIP

#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca"

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca"

Hari Ke - 9

Membaca buku pada anak itu bukan kegiatan yang sekadar tau cerita di buku itu seperti apa. Lebih besar lagi manfaatnya. Dari membaca dapat menjalar kemana-mana, keilmu-ilmu yang lain. Contoh kecilnya, ketika kami baca buku tentang laut, di situ sudah ada teks ceritanya, bahwa di dalam laut yang gelap pun ada penghuninya yang misterius. Nah, di halaman itu terpampang banyak sekali jenis ikan laut dalam. Si bocil jadi tau macam-macam ikan. Ketika menunjuk yang ini, ibu jawab ikan, nunjuk yang itu, ibu jawab ikan. Semua ikan. Ibu beri tau bocil bahwa semua memang ikan. Yang kecil (ikan makarel) sampai yang besar (ikan paus), itu semua ikan. 

Buku anak-anak itu meski teksnya sedikit dan lebih banyak gambar, tapi penjelasan tiap gambarnya bisa melebihi buku novel. Hehe...si ibu dituntut untuk punya keilmuan dasar yang mumpuni atau paling tidak mempunyai kemauan untuk terus belajar, meng-update dan meng-upgrade diri dalam keilmuan.


#GameLevel5
#Tantangan10Hari8
#KuliahBunsayIIP

#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca"

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca"

Hari Ke - 8

Tak masalah ketika kita ingin membaca buku (dalam arti membaca per kata), tapi berakhir acak-acakan, tidak sesuai alur. Menurut saya, meski begitu, itu sudah membaca buku. Saya pun sama seperti bocil. Ketika tak sabar mengetahui akhirnya, saya baca dulu akhirnya. Saya rasa tak salah seperti itu. Bocil juga dalam proses mencintai buku, terkadang mau ikut alur dari awal ke akhir, terkadang banyak berhentinya. Ada pengaruh dari tingkat konsentrasi juga sepertinya. Jadi, tidak bisa berlama-lama dalam satu scene. Meski begitu kita harus apresiasi semangat anak kita dalam belajar mencintai buku. Anaknya sudah semangat, ibunya juga semangat.



#GameLevel5
#Tantangan10Hari8
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca"

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca"

Hari Ke - 7

Aktifitas baca buku dengan anak-anak itu berbeda dengan orang dewasa. Orang dewasa hanya perlu tempat yang nyaman untuk menyelesaikan buku favorit. Sedangkan, pada anak-anak, tentu penuh tantangan. Menguji segala-galanya. Dari acak bacanya, random bukunya, disobek-sobek, dicorat-coret dll. Sehingga melatarbelakangi produsen buku untuk menghasilkan karya yang sesuai dengan umurnya. Seperti buku high contrace untuk bayi baru lahir sampai 3 bulan, buku boardbook untuk bayi yang lagi suka ngemut-ngemut (kalau basah tak mengapa) dan suka nyobek-nyobek (awet, gak bisa nyobek hardbook), softbook untuk anak yang lebih besar.

Tapi ibu gak sak klek dengan rekomendasi itu. Campur-campur aja. Resikonya jadi gak awet mulus bukunya. Sobek dimana-mana. Tapi, lama-kelamaan dia mengerti gimana memperlakukan bukunya. Bagaimana cara membalik tiap lembarnya, bagaimana membuka flip the flap, bagaimana menggeser tuas pada buku. Ketika dia bisa melakukannya dengan baik, dia akan bahagia, dia telah mengerti apa yang ditawarkan buku itu dengan sendirinya.


#GameLevel5
#Tantangan10Hari7
#KuliahBunsayIIP

#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca"

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca"

Hari Ke - 6

Bocil memang belum bisa bicara dengan jelas, tapi dia sudah mengerti apa yang ibu katakan. Seperti, saat persiapan tidur. Dia sudah tiduran di sebelah ibu, bersiap untuk nenen. Ibu pun mengingatkan bocil dengan bertanya "kita tidak membaca buku kah?". Spontan dia bangkit dan mengambil buku dan memyerahkannya pada ibu. Ok deh, saatnya baca buku.


#GameLevel5
#Tantangan10Hari6
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca"

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca"

Hari Ke - 5

Kalau difilm-film gitu, pas adegan anak-anak lagi didongengin, anak-anaknya anteng, penuh perhatian dengerin sambil tiduran berselimut. Kenyataannya bocil lebih aktif dari ibu yang lagi cerita. Haaaaa...apa cuma bocilku ya? Lagi dibacain, udah nunjuk-nunjuk gambarnya dan bacanya mesti mandeg-mandeg untuk sesi jawab pertanyaan dadakan. Bocil sudah seperti guru yang sedang nanyain muridnya. Dan berintonasi gak suka kalau ibu salah jawab apa yang dia maksud. Seperti ketika ada gambar awan di atasnya ada burung dan ibu jawab awan di tempat dia tunjuk, dia mengisyaratkan jawabannya salah. Ibu bilang yang ditunjuk bocil itu awan, tetep bukan itu yang dimaksud. Dan ibu bilang burung, dia setuju. Hmmm...ibu pun bilang kalau bocil mesti jelas nunjuk yang mana biar jawabannya cocok. Kalau mau burung tunjuknya ke burung (sambil ngarahin tangannya ke burung).


#GameLevel5
#Tantangan10Hari5
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca"

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca"

Hari Ke - 4

Buku-buku jaman sekarang ini keren-keren ya. Dulu buku paling keren yang pernah dibaca milik tetangga dan sering diulang-ulang itu cerita pinokio yang pembacanya bisa milih sendiri alur ceritanya gimana. Nah, yang sekarang ini setiap lembarannya dibuat semenarik mungkin. Jadi tak sekadar baca aja, tapi juga berinteraksi fisik dengan bukunya. Ada yang dibikin flip the flap, pop up, buku sekaligus boneka, buku yang bisa digerak-gerakan (semacam tuas gitu). Ah, pokoknya mantul deh. Ini yang bikin emaknya suka kalap beli buku.

Bocil lagi suka buku yang ada flip the flap. Dia girang menemukan apa dibaliknya. Nah, kebetulan ada buku yang banyak banget flip the flapnya. Jadilah dengan semangat dia buka satu-satu dan menanyakan ke ibu apa itu. Dan saking srmangatnya, dia kira semua ada flip the flapnya. Dia garuk bukunya sambil geregetan. Hahaha...lucunya... Ibu jelaskan kalau tidak semuanya bisa dibuka. Cuma yang ada tandanya yang bisa dan itu mesti diraba, ada sesuatu yang timbul. Entah mengerti atau tidak, dijelaskan saja.

#GameLevel5
#Tantangan10Hari4
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca"

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca"

Hari Ke - 3

Diusahakan setiap hari baca buku. Jadwal kami baca buku ya sebelum tidur, biasanya sambil nenen, ibu bacakan buku. Seperti sudah menjadi kebiasaan. Setiap malam, setiap mau nenen, dia akan cari buku mana yang akan dibaca. Setelah ketemu, diberikannya pada ibu dan dia tidur disebelah ibu bersiap nenen sambil mendengarkan ibu cerita.



#GameLevel5
#Tantangan10Hari3
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca"

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca"

Hari Ke - 2

Ada kisah lucu dalam menstimulasi anak suka baca. Tiap hari, terutama sebelum tidur, baca buku dulu. Ibu minta bocil ambil buku yang mau dibaca. Terserah dia mau yang mana saja. Baca buku sambil nenen. Selesai baca, terus tidur. Nah, lucunya, entah saking sukanya kegiatan membaca buku atau sudah jadi mode otomatis. Bocil kebangun tengah malam, ngerengek ngebangunin ibu sambil bawa-bawa buku, nyuruh ibu baca buku. Hahaha..itu rasanya, antara lucu, ngantuk, masih belum sadar, iba, pokoknya campur aduk. Ibu ngantuk berat dan mencoba menolak secara halus. Memberi pengertian untuk baca buku esok hari. Karena sekarang waktunya tidur, sudah malam, lampu sudah dimatikan. Dan akhirnya dia menyerah juga dengan rasa kantuknya. Lanjut tidur kita.


#GameLevel5
#Tantangan10Hari2
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Kamis, 10 Januari 2019

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca"

Tantangan 10 Hari Level 5 "Menstimulasi Anak Suka Membaca" 

Hari Ke - 1

Membuat Pohon Literasi

Hari pertama ini, Atthar dan ibu membuat pohon literasi. Kemarin ibu sempat berencana membuat pohon literasi tapi baru sempat hari ini. Ada dua ide membuat pohon literasi. Yang pertama, ingin membuat pohon literasi dalam bentuk pohon karena ibu suka pohon dan bagus dilihatnya. Akan ada tempelan daun untuk judul buku yang dibaca, lalu kepikiran kalau finger print lucu juga, biar seperti ibunya absen di kantor pakai finger print. Lalu membayangkan pohonnya ditempeli potongan kertas kecil-kecil. Itu kegiatan yang ibu senangi waktu TK. Inginnya menularkan kesenangan dulu ke anak. Yah, karena ibu gak sempat ke toko ATK, gak jadi deh. 

Lihat di internet ada pohon literasi yang 3D, ingin juga membuat, tapi kepikiran nyimpannya. Akan sangat repot karena memakan ruang. Karena berbagai halangan itu, maka diputuskan membuat pohon literasinya memakai bahan-bahan yang ada. Jadilah, Pohon Literasi Lolipop. Judulnya terinspirasi dari ketika selesai menempelkan judul buku, Atthar semangat sekali memegangnya, diputar-putar, ditempel-tempel, dan tiba-tiba Hap! Hampir dia makan seperti makan lolipop. Hahaha.... 

Membuat Pohon Literasi Lolipop

Alat dan Bahan
1. Tusuk sate (bekas)
2. Kertas Hvs (bekas)
3. Pensil Warna
4. Penggaris
5. Cetakan Lingkaran (tutup botol)
6. Isolasi
7. Gunting
8. Gelas plastik bekas (sebagai pot)

Cara Membuat
1. Buatlah bentuk geometri pada kertas.
2. Warnailah bentuk geometri yang sudah dibuat.
3. Guntinglah bentuk geometri yang telah diwarnai.
4. Tulislah judul buku yang telah dibaca.
5. Tempellah menggunaka isolasi bentuk geometri tersebut pada tusuk sate.
6. Masukanlah pada gelas plastik bekas setiap kali telah membaca.

Atthar tentu ikut serta dalam pembuatannya. Meski terlihat acak-acakan, tapi kami bergembira melakukan kegiatan ini. Saya sengaja membuat geometri sebagai sarana pengenalan bentuk geometri kepada anak. Begitupun dengan mewarnai. Saya sebutkan semuanya. Dan saya meminta anak untuk mengambilkan suatu warna dan bentuk. Dia sangat bersemangat.

Untuk membaca, kami sudah mengusahakan setiap hari terutama sebelum tidur untuk membaca buku. Karena telah terbiasa, anak akan mencari buku dan membawanya saat akan nenen. Serunya kalau melihat gambar dia akan menunjuk-nunjuk menanyakan apa itu dan sekarang bertambah dengan meminta dihitungkan jumlah bendanya. 

Sebenarnya seru membaca dengan anak, meski belum paham membaca. Tak masalah anak membuka-buka buku sembarang atau menghentikan bacaan kita. Tak perlu dipaksa. Itu juga suatu kemajuan dari belum bisa membuka lembaran buku, sekarang sudah bisa. Dari sekadar memainkan buku menjadi membuka-buka buku dengan penuh ketertarikan. Dan setiap anak berbeda, maka diusahakan untuk tidak membandingkannya.

Salam Literasi!


 Dokumentasi




#GameLevel5
#Tantangan10Hari1
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst