Kategori

Jumat, 23 November 2018

Aliran Rasa Tantangan 10 Hari "Meningkatkan Kecerdasan Anak"

Pada materi Bunsay, terdapat 4 kecerdasan yang perlu distimulasikan kepada anak. Keempat kecerdasan itu adalah sebagai berikut :

Kecerdasan Intelektual
> Membangkitkan logika dasar dan nalar
> Mengasah rasa ingin tahu (intellectual curiosity)
> Memahami ekspresi bahasa ibu
> Belajar bersama alam
> Memiliki imaji positif tentang alam dan kehidupan serta proses belajar

Kecerdasan Emosional
> Mengenal perasaannya sendiri sewaktu emosi itu muncul, seperti senang, 
   bahagia, sedih, marah, benci, dan sebagainya

Kecerdasan Spiritual
> Menumbuhkan rasa cinta kepada Allah
> Mengenal ciptaan Allah
> Membangkitkan kesadaran Allah sebagai pengasih dan penyayang, 
   sebagai pencipta, pemberi rejeki

Kecerdasan Menghadapi Tantangan (Adversity Quetiont)
> Anak mampu mengontrol dirinya
> Bisa menerima jika tidak semua permintaan dikabulkan

Tantangan level 3 merupakan tantangan meningkatkan kecerdasan anak yang difasilitasi dengan membuat family project. Untuk anak yang sudah besar bisa membuatnya dengan berdiskusi bersama orang tua dan dijalankan sesuai kesepakatan. Untuk anak yang lebih kecil, saya pribadi menentukan sendiri family project dengan mengamati keseharian anak (apa yang sering dia lakukan). Dari pengamatan itu, saya koneksikan dengan keempat kecerdasan tadi. Dan saya menyimpulkan setiap aktifitas yang anak lakukan itu melibatkan lebih dari 1 kecerdasan. Jadi, ketika memilih salah satu kecerdasan yang akan ditingkatkan, dapat pula menarik kecerdasan lainnya. 

Judul family project yang saya buat untuk anak saya (1,5 tahun) adalah BERMAIN PERAN. Kenapa? karena Atthar sedang mengeksplorasi sekitarnya selayaknya berbagai profesi (menurut saya karena Atthar juga belum mengerti arti profesi). Contohnya, saat dia menjadi asisten ibu, ibu memeras jeruk dan dia menawarkan untuk membuang kulitnya ke tempat sampah. Atau sebagai pustakawan dengan membereskan buku-buku setelah dimainkan, dll. 

Mungkin hal-hal itu dapat termasuk kecerdasan intelektual. Namun, perlu juga disisipkan kecerdasan lainnya. Ketika dia takut dengan suara hujan, saya mengajak dia untuk melihat hujan, menangkapnya, dan menerangkan proses terjadinya hujan, serta Pencipta hujan. Juga memanfaatkan percikannya untuk mengepel teras dan dia suka mengikuti.

Banyak hal-hal yang membekas selama mengabadikan aktifitasnya berbalut tantangan ini. Tantangan ini lebih membuat saya benar-benar fokus mengamati perilaku anak yang selama ini sedikit terabaikan karena dianggap biasa. Dan saya pun menambah koleksi kenangan saya dalam bentuk tulisan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar