Assalamualaikum.
Berbagi tips kali ini, Saya ambilkan dari kegiatan Saya yang berkesempatan mengisi Rabu Berbagi WAG Kampus Institut Ibu Profesional Kalsel.
Berbagi tips kali ini, Saya ambilkan dari kegiatan Saya yang berkesempatan mengisi Rabu Berbagi WAG Kampus Institut Ibu Profesional Kalsel.
Saya pribadi merasa ribet mesti masak2 tp anak gak mau
ditinggal..tambah ribet karena cuma berdua sama anak aja. Tapi mau gimana lagi,
akhirnya mengubah pemikiran. Yang tadinya cuma sekadar masak, sekarang jadi
bermain sambil belajar dengan wahana dapur.
Tapi dari situ Saya merasa kalau main dengan anak itu bisa saja sangat sederhana. Ya, berhambur di dapur berdua asyik juga (gak usah dipikirin dulu ngeberesinnya, lupakan sejenak, nikmati kebersamaannya).
Meski mengasyikan, tapi perlu juga kontrol permainan ya. Supaya nyaman dan tidak terjadi suatu hal yang tidak diinginkan. Berikut Tips Bermain dengan Anak di Dapur yang sehari-hari Saya lakukan.
Tapi dari situ Saya merasa kalau main dengan anak itu bisa saja sangat sederhana. Ya, berhambur di dapur berdua asyik juga (gak usah dipikirin dulu ngeberesinnya, lupakan sejenak, nikmati kebersamaannya).
Meski mengasyikan, tapi perlu juga kontrol permainan ya. Supaya nyaman dan tidak terjadi suatu hal yang tidak diinginkan. Berikut Tips Bermain dengan Anak di Dapur yang sehari-hari Saya lakukan.
Tips Bermain dengan Anak di Dapur
1. Jauhkan benda2 berbahaya
Berbahaya di sini relatif ya. Karena anak saya masih 15
bulan jadi saya jauhkan pisau dari jangkauannya (mungkin kalau sudah agak besar,
bisa dikenalkan pisau untuk memotong). Selebihnya saya biarkan dia eksplorasi
benda2 di dapur.
2. Lapangkan dapur
Lapangkan dapur untuk memberi ruang gerak anak dalam
bermain. Meski dapur sempit, saya coba atur barang2 agar tidak membuat dapur
penuh. Seperti menaruh kulkas di ruang tengah, menyusun barang dalam susunan
vertikal, dll.
3. Buat beberapa permainan
Di samping menyusun menu apa yg akan dimasak, susun juga
permainan apa yg bisa dimainkan. Semisal bermain memasukan dan mengeluarkan umbi-umbian
ke baskom, bermain perkusi, dll.
4. Siapkan properti
Propertinya tentu saja yg ada di dapur. Contohnya, ketika
bermain mengulek bumbu, saya beri anak ulekan dan cobeknya. Saya pakai yg dari
batu, anak pakai yg dr kayu..ibu anak sama2 ngulek..hehe..
5. Jelaskan segala yg ada di dapur
Di setiap bermain apapun dimanapun perlu deskripsi (lebih
bagus secara detil) tentang apa saja yg sedang dilakukan. Ketika bermain dengan
umbi-umbian, sebutkan nama umbi-umbian yg dimainkan, warnanya, jumlahnya,
rasanya, dll.
6. Selalu awasi anak
Nah, ketika membiarkan anak bermain sendiri dan ibu memasak,
tetap perhatikan apa yg dilakukan anak.
Sekian tips yang Saya bisa bagikan.
Mohon maaf apabila ada kurang dan lebihnya.
Terimakasih.
Mohon maaf apabila ada kurang dan lebihnya.
Terimakasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar