Kategori

Jumat, 27 Maret 2020

Tantangan 30 Hari

Hari Ke - 4

Menulis ini berasa membuat jurnal diri dan teringat sudah lama tak lanjut membuat jurnal bocil. Hmmmm...

Masih WFO. Keadaan masih caos. Serba buru2 karena nyantai2 di awal. Hari masih dimulai dengan hal yang sama.

Yang beda, hari ini lebih lelah karena tidak bisa tidur siang (kebiasaan setelah berlaku WFH). Bocil gak mau pulang. Saking lamanya ngebujuk sampai jam menunjukan angka 2. Nanggung, bentar lagi pulang. Yda akhirnya mendekam di kantor terus sampai jam pulang. Sampai rumah rasa pengen tidur langsung. Gak survei, selain lelah juga mendung, mulai gerimis. Tidur awal kami dengan bocil yang sempet nangis2. Sepertinya dia lelah tapi gak mau mengakui. Pakai jurus ketiduran dan seperti biasa dia ikut tidur.

Hari ini bebersih tak selevel kemarin. Ala kadarnya aja. Badan dah gak sanggup diajak kerjasama kayaknya. 

Badge hari ini : needs improvment

#tantangan30hari
#kelaskepompong
#kelasbundacekatan
#ibuprofesional

Kamis, 26 Maret 2020

Tantangan 30 Hari

Hari Ke - 3

Hari ini WFO. Yak, kerempongan terjadi pagi ini. Siqpin sarapan, mandi, mandiin bocil, makaiin baju, kaos kaki, sepatu, jaket, helm. Diri sendiri laper, gak sempet makan. Ngebekal roti aja lah. Siapin irisan lemon dan madu di jar, diseduh entar di kantor aja. Bawa minum (terbiasa minum air mateng). Masukin hp, charger, blanko2, titipan note book, kertas jurnal bocil (gak usah bawa crayon, gak ada tempat lagi, pakai highlighter aja lah). Dan berakhir berat banget tas. Langsung buru2 cuuuzz, udah mau jam 9. 

Sampai ruangan engap bgt. Tas udah lebih 10 kg kali lah plus naek ke lantai 3. Untung bocil gak minta gendhong. Langsung cuci tangan, bocil juga. Lepas jaket, ambil kursi buat bocil. Akhirnya bisa duduk, tarik nafas dalam2, minum. Seduh honeylime. Sarapan roti. Siap kerja. Meski agak ribet sambil jadi guru bocil yang SFO.

Kerja di kantor itu lebih produktif dari di rumah bagi saya. Banyak yg bisa dikerjakan dan cukup puas dengan hasilnya. Nyaman yg jelas. Ada meja dan kursi kerja yang nyaman. Untuk saya itu penting.

Yang paling ribet itu ngajak pulang bocil untuk tidur siang. Dia gak mau tidur di kantor, lebih tepatnya gak rela ninggalin tv. Yah, dia suka banget di kantor salah satunya karena tv. Di rumah tv (hadiah) gak dipasang, jadi dia gak tahu kalau di rumah ada tv. Alasannya karena ibu udah terlalu sering ngomel, gak tahu lagi kalau mesti ada tv gimana jadinya.

Yang mis dari hari ini adalah bersih2. Kurang ngepel dan nyuci. Kata dokter kulit. Secape apapun. Masuk rumah mesti langsung mandi. Dan mesti bersih2. Ganti sprei dll max per 3 hari. Ganti baju meski baru sejam dipakai. Tidurlah dalam keadaan bersih. Repot sih tapi memang seharusnya. Diusahain. 

Pulang kantor, survei bentar, pulang ke rumah. Letakin semua perlengkapan di belakang rumah. Lepas baju luar. Mandiin bocil. Mandi. Beres2. Makan sambil nungguin dia main. Siap2 tidur.

Untuk masak, masih gak sempet. Hehe. Ini alasan kenapa levelnya masih belum naik. Dulu, berangkat jam 9 itu pasti udah beres beberapa menu makanan sederhana rumahan dengan gizi seimbang. Kenapalah sekarang keterampilan masak merosot tajam.

Badge hari ini : needs improvment.

#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#ibuprofesional

Rabu, 25 Maret 2020

Tantangan 30 Hari

Hari Ke - 2

Hari ini sudah mulai produktif dengan melakukan banyak hal. Meski masih ada yang belum sesuai dengan rencana. Kegiatan hari ini sudah bisa nyapu dan ngepel rumah, yang rencananya mau dikerjakan setiap hari. Cuci dan setrika baju. Berjemur sambil nyapu halaman mumpung bak mendung. Cuci piring yang udah numpuk karena kemarin banyak rebahan. Menata ulang rak meski cuma sebagian. Dan ternyata beberapa hal iti sudah menyita banyak waktu, energi, dan perasaan.

Yang belum dikerjakan masak dan ngebaikin WS Map. Kalau masak agak susah ya karena bumbunya habis dan tukang sayur biasa gak jualan. Mesti keluar agak jauh ke daerah pasar dan itu sedang dihindari. Jadi, untuk makan pesan antar atau siap saji. Bantu2 juga dikondisi saat ini. Untuk WS Map dikerjakan besok aja di kantor (besok dapat jadwal WFO) karena butuh konsentrasi dan tempat yang nyaman. Di rumah sebenarnya kurang nyaman buat kerja karena gak ada meja dan kursi. Kerja dengan lesehan itu bikin gak semangat.

Yang butuh perbaikan segera adalah ketika produktif tapi seolah mengabaikan anak. Ya, saking sibuknya, jadi males kalau anak ganggu2. Gak kelar2 kerjaan, target gak kecapai. Pikiran yang tanpa sengaja lewat ini mesti dihilangin. Dia masih kecil dan gak ngerti apa yang sedang terjadi. Terkadang melibatkannya dalam kegiatan. Terkadang ngambek karena gak dihiraukan. Nyesel pasti. Hmmmm...masih PR. Semoga segera membaik.

Badge hari ini : needs improvement

#tantangan30hari
#kelas kepompong
#bundacekatan
#ibuprofesional

Tantangan 30 Hari

Hari Ke - 1

Tantangan kali ini, saya mengambil salah satu hal dari mind map saya yang ingin saya kuasai yaitu manajemen waktu. Saya ingin secara konsisten mengatur waktu setiap kegiatan dengan baik. Mendisiplinkan diri terlebih dengan situasi sekarang ini. Masih terlena dengan perasaan memiliki banyak waktu senggang dibanding biasanya yang membuat kurang produktif dan merugikan kesehatan. Seperti lebih banyak melihat hp dengan dalih hiburan, tapi malah jadi menyita waktu. Terkadang over time, sehingga mengganggu jam istirahat yang akan menyebabkan tidak enak badan. Padahal untuk situasi saat ini, badan harus selalu fit, apalagi kalau mesti keluar rumah. Jadi, saya ingin mengubah manajemen waktu saya menjadi lebih baik.

Badge hari ini masih needs improvment.
> kurang produktif, banyak kegiatan yang tidak bisa dikerjakan karena tidak enam badan. Lebih banyak rebahan dengan dikomplain anak karena dia ingin ditemani main, tapi ibunya gak sanggup.

#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#ibuprofesional


Selasa, 03 Maret 2020

REFLEKSI BELAJAR


Ilmu yang ditekuni adalah ilmu tentang komunikasi. Ilmu ini mencakup hubungan yang sangat luas, yaitu komunikasi dengan diri sendiri, pasangan, anak, orangtua, mertua, dan lingkungan. Saya lebih fokus ingin mempelajari komunikasi dengan orang lain/ lingkungan. Hal itu dikarenakan kalau komunikasi dengan lingkaran terdekat akan ada kata maklum, sedangkan dengan orang lain tak ada persolan tersebut. Sehingga komunikasi seakan menjadi kaku.

Hal tersebut, mendorong saya mencerna makanan utama berupa komunikasi diri sendiri (komunikasi dasar) dan komunikasi lingkungan. Komunikasi yang lainnya sebagai cemilan. Saya tidak mencerna makanan lain sebagai cemilan karena sulitnya fokus terhadap satu ilmu saja.




1. Apakah makanan yang kudapatkan sudah sesuai dengan kebutuhan makanan yang ada di petaku?
Makanan yang didapat tentu sesuai dengan mind map yang telah dibuat. Karena saya hanya fokus mendalami tentang komunikasi yang menjadi ilmu yang mendesak untuk dipelajari.

2. Mana yang lebih banyak kudapatkan selama berkelana di hutan pengetahuan, makanan utama atau cemilan? Mengapa?
Makanan yang lebih banyak yak didapatkan adalah makanan cemilan. Hal itu dikarenakan makanan cemilan secara sub tema lebih banyak daripada yang utama. Terlebih makanan cemilan itu yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari, sehingga permasalahan pun lebih sering muncul. Oleh karena itu, pembahasannya akan lebih banyak.

3. Apa yang membuatku bahagia belajar di hutan pengetahuan? Mengapa?
Yang membuat bahagia dalam belajar adalah mengambil pelajaran dari pengalaman-pengalaman para teman seperjalanan. Seperti belajar dari kenyataan dan tak hanya sekedar mengawang-awang kejadian. Bahwa ada cerita nyatanya beserta solusinya.

4. Apa strategi belajar yang kurasakan berhasil selama di hutan pengetahuan?
Strategi belajar yang dirasa berhasil adalah dengan menerapkannya.

5. Apa yang harus kutingkatkan lagi?
Yang mesti ditingkatkan adalah introspeksi diri dan meningkatkan keberanian.

#janganlupabahagia
#jurnalminggu7
#materi7
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Selasa, 25 Februari 2020

Berbagi Makanan Kesukaan Teman Kita

Saya membawakan bingkisan kepada beberapa teman, yaitu kepada :

1. Erni
Beliau belajar di keluarga cooking dan menfavoritkan keluarga Ratu Dapur. Sharing tema acak tentang food prep, alat baking, resep-resep, tips penyimpanan makanan dll.

Saya memberikan bingkisan berupa :


2. Farah
Keluarga yg diikuti adalah SENIOR KEBAL (Seni, Olahraga, Kesehatan dan Herbal). Yang menjadi keluarga favorit juga SENIOR KEBAL. yang dipelajari di keluarga ini, yaitu :

  • Home workout dan Olah Raga sunnah
  • Pola makan sehat
  • Mengenal TOGA dan cara meracik obat sederhana.
  • Sehat dengan memulai bergerak.
  • Thibbun Nabawi
Saya memberikan bingkisan berupa :



3. Nuni
Keluarga yang diikuti dan menjadi favorit adalah keluarga Parenting. Pelajaran yang didapat adalah Parenting Nabawiyah, Pembahasan tentang sibling rivalry, dan Sharing testimoni Stifin yg pernah mencoba

Saya memberikan bingkisan berupa link, sbb :

Gemilang di usia belia
Oleh : Ustadz Budi Ashari (Pembina Yayasan Al Fatih dan Pilar Peradaban
Live dari Mesjid Nurul Iman Kantor Telkom Pettarani
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1312735729114439&id=100011340733251

Kesan Berbagi Bingkisan

Berbagi bingkisan seperti ini juga melatih komunikasi saya dengan orang lain yang baru dikenal. Yang memang merupakan kekurang saya, yang sedang saya perbaiki. Saat akan memulai berbagi, saya sudah mengatur niat hanya untuk memberi tanpa berharap timbal balik. Menurut saya penting untuk meluruskan niat di awal. Sehingga bila bingkisan kita tak berbalas, bahkan tak diterima, tidak akan menjadi persoalan.

Akan tetapi, dalam kelas Buncek ini, saya berpikir orang-orang yang masuk di dalamnya adalah orang-orang pilihan. Sehingga, apabila kita memulai kebaikan, maka akan dibalas kebaikan dan keramahan pula. Jadi, selama berbagi saya mendapatkan perasaan keterbukaan dari teman-teman camping ground virtual. Semua menyambut dengan baik, dengan hangat. Saya juga mendapat bingkisan untuk menambah referensi belajar saya. Tentu perasaannya bahagia karena merupakan sesuatu yang tak disangka-sangka. Sikap keterbukaan itu memudahkan saya dalam mengatasi kesulitan berkomunikasi. Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada teman-teman camping ground virtual yang telah meluangkan waktunya untuk saya.

Ringkasan Materi Komunikasi Lansia
Oleh : Rani Warsito (Rasmi WR)

Tips Berkomunikasi dengan Lansia :
1. Ingat jasa-jasa orang tua dulu, dengan sabar merawat sejak kecil
2. Memposisikan diri sebagai orang tua
3. Menganggap orang tua sebagai anak-anak yang perlu dimaklumi
4. Menjadi contoh untuk anak kita dalam merawat orang tua
5. Mencari alternatif kegiatan untuk orang tua
6. Mendengarkan segala keluh kesahnya tanpa menimpali, sejatinya orang tua hanya ingin didengarkan.

#janganlupabahagia
#jurnalminggu6
#materi6
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Selasa, 18 Februari 2020

APA KELAS FAVORITMU?

Camping Ground

Saya masih menjadikan kelas komunikasi sebagai kelas favorit karena itu menjadi fokus belajar saya saat ini. Terbukti saya belum pindah dari kelas ini, meski banyak kelas-kelas yang menarik. Terlebih materi di dalam kelas ini luas dan masih harus fokus untuk mencari sub materi yang penting buat saya.

Saya mendapatkan beberapa teman untuk dikenal mengenai apa kelas favorit mereka dan mengapa mereka suka kelas tersebut?

1. HsDewhie
Beliau masih konsisten dan konsent di keluarga agama (baru hari ini masuk keluarga parenting).
Suka dengan keluarga Qurrota a'yun ini karena banyak menemukan ilmu dan wawasan tentang nilai-nilai keislaman sesuai dengan kebutuhan saya. Dan yang dipelajari dalam kelas ini adalah Tazkiatun nafs atau penyucian jiwa dan Tarbiyatul aulad, mendidik anak secara sunnah.

2. Nurul
Beliau berada di dalam keluarga komunikasi dan yang menjadi favorit juga keluarga komunikasi komunikasi. Yang sudah dipelajari adalah mengenai :
  • Indra pendengaran dalam Al Quran
  • Teknik komunikasi berdasarkan Al Quran
  • Komunikasi dengan pasangan
  • Komunikasi dengan lansia (dalam keadaan sedang sakit/tidak)
  • Komunikasi dengan anak (sedang berjalan di pekan ini)

3. Erni
Beliau belajar di keluarga cooking dan menfavoritkan keluarga Ratu Dapur. Sharing tema acak tentang food prep, alat baking, resep-resep, tips penyimpanan makanan dll.

4. Farah
Keluarga yg diikuti adalah SENIOR KEBAL (Seni, Olahraga, Kesehatan dan Herbal). Yang menjadi keluarga favorit juga SENIOR KEBAL. yang dipelajari di keluarga ini, yaitu :

  • Home workout dan Olah Raga sunnah
  • Pola makan sehat
  • Mengenal TOGA dan cara meracik obat sederhana.
  • Sehat dengan memulai bergerak.
  • Thibbun Nabawi

5. Himmah
Beliau mengikuti dan menjadikan favorit keluarga PortA (Portofolio Anak) karena belum melihat-lihat kelas lainnya. yang dipelajari selama ini, yaitu :

  • Tahap perkembangan denver
  • KPSP
  • Icip icip portofolio keimanan anak
  • Portofolio bakat anak
  • Portofolio hasil karya anak
  • Portofolio tumbuh kembang anak.

6. Ni'mah
Keluarga yang diikuti dan menjadi favorit adalah KeFin (Keluarga Finansial). Hal itu dikarenakan lebih suka kegiatan di dalam rumah. Pelajaran yang didapat selama ini, sebagai berikut :

  • Perencanaan Keuangan (budget, pencatatan, evaluasi, tujuan)
  • Financial Check Up
  • Dana Darurat
  • Asuransi
  • Instrumen Investasi (obligasi, saham, reksadana, deposito, sukuk, SBN)

7. Rizki Dwi Meisa
Keluarga favoritnya adalah keluarga yang sedang diikuti, yaitu Manajemen Waktu (Uluwatu). Pelajaran yang didapat adalah manajemen waktu dengan kandang waktu sholat, manajemen waktu saat lagi futur (haid atau nifas), dan to do list.

8. Ari
Keluarga yang diikuti dan terfavorit adalah Uluwatu karena merupakan fokus prioritas pada mind map-nya. Yang dipelajarinya adalah mengenai membentuk habbit dengan cara membuat kegiatan prioritas selama 12 pekan.


9. Setiorini
Keluarga yang diikuti adaalah Public Speaking, Sustainable Living, dan Fotografi. Yang menjadi favorit adalah keluarga Public Speaking. Yang dipelajari di keluarga Favorit:
▪Fear of rejection
▪Self Confidence
▪Ice Breaking
▪Podcast
▪Manfaat cue card
▪Teknik piblic speaking untuk anak.

10. Nuni
Keluarga yang diikuti dan menjadi favorit adalah keluarga Parenting. Pelajaran yang didapat adalah Parenting Nabawiyah, Pembahasan tentang sibling rivalry, dan Sharing testimoni Stifin yg pernah mencoba

11. Melinda Selviana.

Keluarga yang diikuti dan menjadi favorit adalah keluarga 24 Hours School. Keluarga yang bercerita segala hal tentang Homeschooling. Yang dipelajari adalah banyaknya variabel yang bisa diajarkan kepada anak² walau sekolahnya berupa HS dan tidak disekolah formal. Bagaimana setiap kegiatan terasa menyenangkan bila dijalani sesuai minat masing² anak. Juga kebahagiaan mereka karena bisa memiliki banyaaaak waktu luang dalam mengerjakan hal favorit mereka, terutama kakak Hani yang lagi seneng banget bikin maket² ruangan dan rumah.

12. Renny
Keluarga yang diikuti yaitu keluarga Manajemen Ruhiyah & Ibadah, Homeschooling, Portofolio anak, Manajemen rumah(beberes), Driving. Yang menjadi favorit adalah Manajemen Ruhiyah & Ibadah Yang dipelajari berupa :
▪Tazkiyatun Nafs
▪Siroh Nabawiyah
▪Islamic Parenting
▪Revive Your Heart by: Nourman Ali Khan
▪Manajemen waktu


Keluarga Paling Populer
Dari 13 responden (termasuk diri saya sendiri), maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
keluarga komunikasi : 2 orang
keluarga agama : 1 orang
keluarga cooking : 1 orang
keluarga SENIOR KEBAL : 1 orang
keluarga port A : 1 orang
keluarga KeFin : 1 orang
keluarga Uluwatu : 2 orang
keluarga public speaking : 1 orang
keluarga parenting : 1 orang
keluarga 24 Hs : 1 orang
keluarga Manajemen Ruhiyah & Ibadah : 1 orang
Dari daftar tersebut dapat dilihat tak ada keluarga yang sangat menonjol karena memang pilihannya terlalu banyak dan respondennya terlalu sedikit. Maka, dari daftar tersebut yang terfavorit adalah keluarga komunikasi dan manajemen waktu. Mungkin bisa juga pemilihan terfavorit diambil dari jumlah anggota WAG-nya.

Grafik Keluarga Terfavorit




#janganlupabahagia
#jurnalminggu5
#materi3
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional